27 Tahun Berlalu, FBI Rilis File Teori Konspirasi Kematian Kurt Cobain

- 8 Mei 2021, 19:00 WIB
Setelah 27 tahun berlalu, FBI rilis file teori konspirasi dari kematian Kurt Cobain.*
Setelah 27 tahun berlalu, FBI rilis file teori konspirasi dari kematian Kurt Cobain.* /Instagram @kurtcobain

PR PANGANDARAN - Kejadian kematian rockstar Kurt Cobain pada 27 tahun lalu, banyak menimbulkan pertanyaan dan teori konspirasi.

Belum lama ini, FBI telah merilis catatan mereka terkait dengan kematian vokalis Nirvana Kurt Cobain, termasuk surat dari ahli teori konspirasi.

File yang berjumlah 10 halaman teori konspirasi berisi korespondensi antara FBI dan penulis surat, memberitahu mereka tentang penyelidikan seputar kematian Kurt Cobain karena bunuh diri pada tahun 1994.

Dikutip PikiranRakyat-Pangandaran.com dari NME, 2 surat yang ditampilkan dalam file tersebut, salah satunya menyatakan bahwa polisi yang terlibat dalam kasus tersebut “tidak pernah serius dalam menyelidikinya sebagai pembunuhan.

Baca Juga: Lucinta Luna Mengeluh Soal Kehamilannya, Ria Ricis Beri Tanggapan Tak Terduga: Besok Kita Gugurin Ya

Selain itu, pada isi surat yang ditulis 2003 menyatakan ketidakadilan atas kasus kematian sang bintang Grunge tersebut dan isi suratnya sebagai berikut.

“Saya percaya ketidakadilan besar mungkin telah dilakukan dalam kasus Kurt Cobain. Saya menulis kepada Anda dengan harapan atas bantuan Anda untuk mendesak pemeriksaan ulang atas kematian Mr. Cobain."

“Jutaan penggemar di seluruh dunia ingin melihat ketidakkonsistenan seputar kematian diselesaikan untuk selamanya. Sangat menyedihkan untuk berpikir bahwa ketidakadilan seperti ini dapat terjadi di Amerika Serikat."

Baca Juga: Beredar Video Anak Dianiaya Ayahnya, Gegara Top Up Voucher Free Fire Rp2 Juta Tanpa Izin Orang Tua

Surat lain yang termasuk dalam file, adalah surat-surat yang dikirim FBI kepada mereka yang menulis untuk menjelaskan tindakan dan proses penyelidikan.

Halaman:

Editor: Khairunnisa Fauzatul A

Sumber: NME


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X