Dipecat, Pria Malaysia Ini Bunuh Bosnya Sendiri, Ini Kisahnya

- 11 Juni 2021, 21:30 WIB
Ilustrasi pembunuhan. Penganiayaan terhadap guru berujung maut kembali terjadi.
Ilustrasi pembunuhan. Penganiayaan terhadap guru berujung maut kembali terjadi. /Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari

Yee berkinerja baik di tempat kerja, menuai penghargaan seperti 'angpau' sebesar Rp10,8 juta untuk Tahun Baru Imlek pada tahun 2018.

Ia juga mendapat promosi menjadi manajer gudang dengan kenaikan gaji dari Rp18,3 juta menjadi Rp21,5 juta.

Baca Juga: Sempat Bikin Heboh, Mbak You Beri Penjelasan Soal Isu Tsunami Setinggi 30 Meter di Jawa Timur

Namun, Yee menolak promosi tersebut karena tidak ingin ada beban kerja dan stres tambahan.

Pada September 2018, kinerjanya mulai menurun dan ia sering tidak muncul di tempat kerja.

Dokumen pengadilan menunjukkan bahwa dia absen selama total 69 hari mulai 1 Desember 2017.

Baca Juga: Vicky Prasetyo Akui Terpaksa Nikahi Kalina Ocktaranny: Jujur Iya, karena Awalnya...

Pada Februari 2019, Yee mulai mengalami insomnia dan memvisualisasikan membunuh bosnya dengan helikopter, terutama Lin dan bos lainnya yang bernama Li Mingqiao, setiap kali dia mencoba tertidur.

Namun, dia memiliki hubungan yang lebih baik dengan Ryan Pan Zai Xing yang membantunya dalam pekerjaan dan sering berbicara dengannya.

Yee juga telah merencanakan untuk bunuh diri setelah membunuh ketiga bosnya karena dia tidak ingin menjadi buronan.

Halaman:

Editor: Imas Solihah

Sumber: World Of Buzz


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X