UNESCO Hapus Liverpool Maritime Mercantile City dari Situs Warisan Dunia, Inggris Sampaikan Ini

- 22 Juli 2021, 07:05 WIB
Kini UNESCO menghapus Liverpool Maritime Mercantile City dari situs warisan dunia karena ada restorasi besar-besaran hingga Inggris kecewa.
Kini UNESCO menghapus Liverpool Maritime Mercantile City dari situs warisan dunia karena ada restorasi besar-besaran hingga Inggris kecewa. /UNESCO/

PR PANGANDARAN - UNESCO baru-baru ini memutuskan untuk menghapus Liverpool Maritime Mercantile City dari daftar situs warisan dunia, dengan alasan kekhawatiran tentang pembangunan yang berlebihan, termasuk rencana untuk stadion sepak bola baru.

Adapun keputusan itu dilakukan dengan 13 delegasi memberikan suara mendukung dan lima menentang, tetapi hanya dua pertiga mayoritas yang diperlukan untuk menghapus situs Liverpool Maritime Mercantile City dari daftar situs warisan dunia.

"Itu berarti situs Liverpool Maritime Mercantile City dihapus dari Daftar Warisan Dunia," tegas ketua Komite Warisan Dunia UNESCO, Tian Xuejun dalam pernyataan baru-baru ini soal menghapus Liverpool dari situs warisan dunia.

Baca Juga: Anak Chef Arnold Dihujat Netizen karena Mainannya, Sang Ayah Geram: Keluarga Saya, Jangan Coba-coba

Lebih lanjut, keputusan menghapus Liverpool Maritime Mercantile City setelah melakukan diskusi komite selama dua hari, para delegasi mendengar bahwa rencana pembangunan kembali, termasuk gedung-gedung bertingkat, akan "merusak secara permanen" warisan pelabuhan bersejarah di barat laut Inggris itu.

Dewan Internasional untuk Monumen dan Situs, yang memberi saran kepada UNESCO tentang daftar situs warisan dunia, mengatakan pemerintah Inggris telah berulang kali diminta untuk memberikan jaminan yang lebih kuat tentang masa depan kota.

Stadion baru yang direncanakan untuk klub sepak bola Everton telah disetujui oleh pemerintah tanpa penyelidikan publik, dan "adalah contoh terbaru dari proyek besar yang sepenuhnya bertentangan" dengan tujuan UNESCO.

Baca Juga: Nasib Shio Tikus, Shio Kerbau, dan Shio Macan 22 Juli 2021: Jangan Perfeksionis, Berujung Bahaya!

Namun begitu, Menteri Kebudayaan Inggris Caroline Dinenage mengatakan kepada UNESCO bahwa pemerintahnya serius dalam melestarikan karakter Liverpool, dengan alasan bahwa situs yang dihapus dari daftar warisan dunia itu akan menjadi kerugian besar.

Sedangkan Walikota Liverpool yang baru terpilih Joanne Anderson mengatakan dia "sangat kecewa" dengan keputusan itu dan akan mencoba mengajukan banding.

Halaman:

Editor: Khairunnisa Fauzatul A

Sumber: NDTV


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X