Dukung Kesehatan Mental dan Kesejahteraan LGBT, Instagram Rayakan 'Pride Month' Tagar Pelangi

- 29 Juni 2020, 07:59 WIB
KAMPANYE Instagram the pride month /*Economic Times

PR PANGANDARAN - The Pride Month menjadi wujud dukungan nyata terhadap kaum LGBT dunia. Beberapa aplikasi dan perusahaan dunia menampilkan fitur dan logo dengan corak pelangi sebagai bentuk dukungan tersebut.

Instagram salah satunya. Kini aplikasi berbagi foto ini telah menghadirkan banyak fitur dan panduan kesejahteraan bagi orang-orang LGBTQIA.

Dikutip PikiranRakyat-Pangandaran.com dari situs Economic Times, wujud dukungan terhadap mereka (kaum LGBTQI) di tengah pandemi Covid-19 bermaksud untuk mendukung kesehatan mental kaum minoritas ini serta turut mensejahterahkan emosional mereka.

Baca Juga: Rekan Tewas Diinjak Gajah hingga Traumatis, Prajurit yang Rekam Video Bunuh Diri Beri Pesan Mendalam

Tara Bedi, Manajer Kebijakan Publik dan Penjangkauan Komunitas Instagram di India, mengungkapkan keinginannya bahwa aplikasi menjadi ruang aman bagi komunitas untuk mengekspresikan diri.

“Terutama selama Covid-19, kami ingin membantu komunitas merayakan secara virtual, mencari dukungan online, dan tetap terhubung dengan orang-orang yang mereka cintai," ujarnya.

Oleh karena itu, Instagram, bekerja sama dengan Queer Muslim Project, sebuah seni visual dan dongeng untuk mempromosikan representasi komunitas, positif, dan interseksional yang positif jenis kelamin, telah meluncurkan panduan kesejahteraan.

Baca Juga: Pemerhati Budaya Sumba Ungkap Fakta di Balik Video Mengerikan yang Diduga Praktik 'Kawin Tangkap'

Panduan kesejahteraan berfokus pada bagaimana menangani hal-hal negatif dan tantangan dalam lanskap media sosial saat ini. Panduan ini akan menyediakan sumber daya untuk orang-orang muda LGBTQIA + yang mengalami kecemasan atau perasaan terasing atau sendirian.

Selain itu, Instagram juga telah memperkenalkan banyak fitur menyenangkan yang akan memungkinkan komunitas LGBTQIA + untuk merayakan Bulan Pride dengan segala kejayaannya.

Halaman:

Editor: Ayunda Lintang Pratiwi

Sumber: Economic Times


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X