Media Asing Soroti Rentetan Bencana di Indonesia, Lengkap Prediksi Multi Bahaya Hidrometeorogi

17 Januari 2021, 15:30 WIB
ilustrasi Bencana /Stefan Keller /Pixabay/Stefan Keller

PR PANGANDARAN - Berbagai tragedi bencana di Indonesia, pada akhirnya mendapat sorotan dari salah satu media asing yang menjadi rujukan utama, Reuters.

Dalam laporannya, media internasional Reuters menyampaikan pendapat BPNB bahwa ada sedikitnya 56 orang tewas setelah gempa bumi melanda provinsi Sulawesi Barat di Indonesia pada hari Jumat.

Lebih lanjut, keterangan BPNB itu menjadi kejadian yang terbaru dari serangkaian bencana yang melanda negara kepulauan itu.

Baca Juga: India Luncurkan Program Vaksinasi Covid-19 Terbesar di Dunia, PM: Tolong Jangan Ceroboh!

Bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 skala richter itu disebutkan telah memakan lebih dari 820 orang terluka dan sekitar 15.000 meninggalkan rumah mereka.

Sedangkan seorang saksi mata dari bencana gempa bumi di Sulawesi Barat menyatakan, ada beberapa orang mencari perlindungan di pegunungan, sementara yang lain pergi ke pusat evakuasi yang sempit.

Reuters juga menyadur pendapat dari Dwikorita Karnawati yang tak lain Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia, menerangkan adanya prediksi gempa lain di wilayah itu berpotensi memicu tsunami.

Baca Juga: Tidak Terkejut Mendengar Sikap Kanibalisme Armie, Courtney: Dia Bunglon, Berubah untuk Memikat

Adapun kejadian gempa bumi itu dilaporkan sejalan dengan adanya fakta bahwa Indonesia memiliki Cincin Api Pasifik, seolah tak heran sering dilanda gempa bumi.

Bahkan pada tahun 2018, gempa berkekuatan 6,2 skala richter juga telah menghancurkan Kota Palu di Sulawesi, lengkap dengan tragedi tsunami yang menewaskan ribuan orang.

Kemudian kini, hanya dua minggu memasuki tahun baru, negara dengan populasi terpadat keempat di dunia itu kembali berjuang melawan beberapa bencana.

Mulai dari bencana banjir di Sulawesi Utara dan provinsi Kalimantan Selatan masing-masing telah menewaskan sedikitnya lima dalam bulan ini, sementara tanah longsor di provinsi Jawa Barat menewaskan sedikitnya 28 orang.

Baca Juga: Palestina Umumkan Pemilu Pertama dalam 15 Tahun, Ini yang Dilakukan Israel

Belum lagi, jika menilik 9 Januari lalu, sebuah pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh ke Laut Jawa dengan total 62 penumpang.

Hingga paling terbaru adalah, kejadian meletusnya Gunung Semeru di Jawa Timur pada Sabtu malam, tetapi belum ada laporan korban jiwa atau evakuasi.

Sementara itu, Dwikorita masih menambahkan, bahwa cuaca ekstrim dan "multi-bahaya" hidrometeorologi lainnya diperkirakan ada dalam beberapa minggu mendatang di Indonesia.***

Editor: Khairunnisa Fauzatul A

Sumber: REUTERS

Tags

Terkini

Terpopuler