Kontra dengan Kawannya, Perwira Jepang Ini Justru Mendukung Penuh Penyusunan Naskah Proklamasi, Siapakah Dia?

- 17 Maret 2022, 15:00 WIB
 Perwira Jepang Ini Justru Mendukung Penuh Penyusunan Naskah Proklamasi
Perwira Jepang Ini Justru Mendukung Penuh Penyusunan Naskah Proklamasi /Instagram/@kemensetneg.ri


PANGANDARAN TALK - Teks proklamasi kemerdekaan RI benar-benar dibuat dalam waktu yang singkat.

Ir Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebardjo adalah tiga tokoh penting yang merumuskan naskah proklamasi.

Ir Soekarno menuliskan konsep naskah proklamasi di atas secarik kertas, sedangkan Moh Hatta dan Ahmad Soebardjo menyumbangkan pikiran secara lisan.
 
Namun ternyata ada beberapa orang selain Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebardjo, yang mendukung dan juga menolak dalam proses pembuatan naskah teks proklamasi tersebut.

Baca Juga: 7 Jenis Makanan Minuman Penyebab Jerawat, dr. Saddam Ismail Punya Tips Jitu Agar Wajahmu Kembali Kinclong

Di antaranya adalah dua perwira Jepang yang berurusan langsung dengan proses pembuatan naskah proklamasi tersebut.

Kedua perwira Jepang itu adalah, Laksamana Tadashi Maeda dan Jenderal Moichiro Yamamoto, dimana keduanya bertolak belakang dalam menyikapi persiapan kemerdekaan RI.

Setelah Soekarno dan Hatta disandera oleh kaum muda ke Rengasdengklok, Ahmad Soebardjo datang dan berusaha membujuk para pemuda untuk melepaskan dwitunggal Soekarno-Hatta.

Akhirnya para pemuda itu bersedia melepaskan Soekarno-Hatta dengan jaminan oleh Soebardjo bahwa proklamasi kemerdekaan akan terjadi esok hari (Jumat 17 Agustus 1945).

Ahmad Soebardjo sangat berperan membantu Soekarno–Hatta dalam merumuskan naskah proklamasi.

Dari Rengasdengklok, ketiganya bertolak ke Jakarta menuju rumah Laksamana Tadashi Maeda di Meiji Dori No. 1 untuk membahas rumusan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Berikut Tata Cara Sholat Malam Nisfu Syaban, Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Artinya

Setibanya di rumah Laksamana Maeda, tuan rumah menjelaskan permasalahan dan informasi yang sebenarnya terjadi.

Laksamana Maeda lalu mempersilakan ketiga tokoh itu untuk menemui Gunseikan atau Kepala Pemerintahan Militer, Jenderal Moichiro Yamamoto untuk menindaklanjuti upaya tersebut.

Namun Jenderal Nishimura yang mewakili Gunseikan itu menentang rencana mereka.

Akhirnya Soekarno, Hatta, dan rombongan kembali ke rumah Maeda dan membuat naskah proklamasi di rumah Maeda.

Di rumah Laksamana Maeda lah naskah proklamasi kemerdekaan disusun, hingga teksnya dibacakan Ir Soekarno di Lapangan Ikada (sekarang area Monas) sebagai titik awal sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.

Demikian dikutip PangandaranTalk.com dari laman resmi Kemendikbud RI, Kamis (17/3/2022).***

Editor: Fikri Mahendra

Sumber: Kemendikbud RI


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah