Ahok Protes Banyak Komisaris Titipan di BUMN, Erick Thohir: Asal Kompeten dan Prosesnya Baik

- 16 September 2020, 11:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir inginkan Indonesia tidak lagi diremehkan /zonajakarta.pikiran-rakyat.com/Pikiran Rakyat

PR PANGANDARAN – Melalui kanal YouTube POIN yang ditayangkan pada Senin, 14 September 2020, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meluapkan kekesalannya dengan yang terjadi di Pertamina.

Dia memaparkan jika dirinya sebagai eksekutor bukan komisaris karena semua keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang menentukan Key Performance Indicators (KPI)  diperiksa oleh BUMN.

Kementerian BUMN seharusnya dibubarkan dan membangun semacam TEMASEK, yakni penggabungan dari holding-holding BUMN yang akan menjadi superholding dan diberi nama Indonesia Incorporation.

Baca Juga: Sebut Pasien RS Wisma Atlit Membludak hingga Antrian Ambulance Berjejer, Dokter Andi: Episode Sulit

“Direksi-direksi mainnya lobi ke menteri karena yang menentukan menteri. Komisaris pun banyak titipan dari kementerian-kementerian,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Ahok mengatakan jika dia mempunyai cara agar hal tersebut tidak terulang lagi.

Dia akan memangkas birokrasi di Pertamina sehingga setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk dapat menduduki jabatan SPV (Senior Vice President).

Baca Juga: Ancam Tutup Pabrik yang Bandel Tanpa IPAL, Bupati Garut: Hati-hati Pabrik Kulit Sukaregang, Dipidana

Sebelum Ahok buka suara mengenai kondisi Pertamina sekarang, Erick Thohir pada bulan Agustus sudah mengatakan jika memang banyak titipan untuk menduduki posisi komisaris.

“Tapi kebanyakan orang-orang yang kita angkat sesuai dengan klasifikasinya,” ucapnya pada kanal Youtube Najwa Shihab pada 6 Agustus 2020.

Halaman:

Editor: Ayunda Lintang Pratiwi

Sumber: YouTube


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X