Tertukar Saat Bayi, Pria Ini Harus Hidup Miskin Selama 60 Tahun Meskipun Berasal dari Keluarga Kaya

- 6 April 2021, 17:15 WIB
Pria Jepang harus hidup miskin selama 60 tahun meskipun berasal dari keluarga kaya karena tertukar saat bayi di rumah sakit.
Pria Jepang harus hidup miskin selama 60 tahun meskipun berasal dari keluarga kaya karena tertukar saat bayi di rumah sakit. /Pixabay/Juanluis

PR PANGANDARAN – Dua pria di Jepang tertukar saat bayi di rumah sakit, di mana salah satunya harus tumbuh di apartemen kecil dengan satu kamar di mana satu-satunya barang mewah yang dia punya adalah radio.

Dikutip dari Independent, pria yang tertukar saat bayi itu harus belajar sambil bekerja di pabrik dan akhirnya menjadi sopir truk dan tidak pernah menikah.

Sementara pria lainnya dibesarkan di keluarga kaya dengan tutor privat untuk membimbingnya masuk universitas yang bagus dan menuju karir yang sukses.

Baca Juga: Daftar 7 Presiden Terkorup di Dunia, Indonesia Termasuk?

Kedua pria itu tahu sudah tertukar setelah mereka hidup selama 60 tahun. Pria yang tumbuh dalam keluarga kurang mampu seharusnya adalah anak sulung dari empat bersaudara yang kaya, tetapi dibesarkan oleh seorang wanita miskin setelah suaminya meninggal.

Kini, pria yang tidak disebutkan namanya itu berhasil menggugat rumah sakit yang ceroboh hingga dirinya tertukar saat bayi pada Maret 1953.

Pengadilan distrik Tokyo telah memerintahkan perusahaan kesejahteraan sosial San-Ikukai untuk membayar ganti rugi sebesar 38 juta yen atau Rp4,9 miliar.

Baca Juga: Sidang Harta Gono-Gini Selesai, Ini Harta yang Harus Atalarik Syah Bagi dengan Tsania Marwa

Sebanyak Rp4,2 miliar digunakan untuk memberi kompensasi kepada pria yang telah mengalami kesulitan keuangan dan emosional, sementara sisanya akan diberikan kepada saudara kandungnya yang pertama kali mencurigai dan menyelidiki kesalahan tersebut.

Ketiga adik dari keluarga kaya telah lama menyadari bahwa kakak tertua mereka yang menjalankan perusahaan real estate sama sekali tidak mirip dengan mereka.

Mereka juga mengingat ucapan sang ibu bahwa ketika kakak tertua kembali setelah mandi pertamanya di rumah sakit, dia mengenakan pakaian yang salah.

Baca Juga: Genap Berusia 50 Tahun, Armand Maulana Akui Ingin Tetap Geluti Dunia Musik Meski Pandemi

Setelah orang tua mereka meninggal, mereka melakukan tes DNA untuk mengkonfirmasi kecurigaan ketiganya dan mulai mempelajari catatan rumah sakit untuk melacak saudara kandung mereka.

Sopir truk mengatakan ketika dia pertama kali mendengar telah tertukar saat bayi, dia tidak dapat mempercayainya dan tidak ingin menerimanya. Selain itu, dia juga ingin rumah sakit memutar kembali waktu di hari dia dilahirkan.

Setelah dia mengetahui kebenarannya, sopir truk itu mengaku menangis setiap hari saat melihat foto orang tua kandungnya yang sudah meninggal dan berharap bisa bertemu dengan mereka.

Baca Juga: Mbah Mijan Kembali Peringatkan Bencana Alam: Menuju Sepertiga Malam akan Rasakan Gundah dan Gelisah

Saat wanita yang dia anggap sebagai ibunya meninggal, dia harus memikul banyak tanggung jawab untuk merawat saudara laki-laki non-biologisnya yang sudah lanjut usia dan menderita stroke.***

Editor: Mela Puspita

Sumber: Independent


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x