Buka Puasa Jam 8 di Korea, Ayana Moon Cerita Puasa Ramadhan Pertamanya: Gak Kuat, Cuma Dua Minggu...

- 16 April 2021, 20:35 WIB
Selebgram asal Korea Selatan, Ayana Moon cerita pengalaman puasa Ramadhan pertama saat di Korea Selatan.*
Selebgram asal Korea Selatan, Ayana Moon cerita pengalaman puasa Ramadhan pertama saat di Korea Selatan.* /Instagram/@xolovelyana
PR PANGANDARAN - Baru-baru ini Ayana Moon mengatakan membagikan pengalaman puasa Ramadhan selepas memutuskan memeluk Islam.
 
Ayana Moon diundang oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ke rumah mereka untuk melakukan sahur  bersama untuk puasa Ramadhan tahun ini.
 
Di sana, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina pun bertanya pada Ayana Moon soal pengalaman puasa Ramadhan pertamanya.
 
Ayana Moon mengaku bahwa ia pertama kali puasa Ramadhan sejak bangku SMA dan masih tunggal di negaranya, Korea Selatan.
 
 
Nagita bertanya apakah menu sahur Ayana Moon biasanya. Ia pun menjawab bahwa ia makan dengan nasi dan sayur atau sup.
 
Akan tetapi ia mengaku kesepian karena harus puasa sendiri di Korea. Saat pindah ke Indonesia, ia pun tetap sendiri meskipun banyak orang sama-sama puasa.
 
Oleh karena itu ia sering makan di luar. Nagita pun menyarankan Ayana Moon untuk datang ke rumahnya untuk buka atau sahur bersama jika ia kesepian.
 
Saat pertama kali puasa, Ayana Moon mengaku dirinya sangat kesusahan utuk berpuasa full satu bulan Ramadan.
 
 
Alasannya saat itu ia sedang di bangku SMA. Budaya belajar di Korea untuk pelajar sendiri sangat keras dan Ayana mengaku harus mengikuti jadwal padat tersebut.
 
"Waktu itu saya (masih) di SMA, jadi itu susah karena di Korea, semua muridnya belajar (dengan) keras. Jadi saya juga (begitu)," ujarnya sebagaimana PikiranRakyat-Pangandaran.com kutip dari kanal YouTube RANS Entertainment.
 
Oleh karena itu ia mengaku tak kuat hingga melakukan puasa selama dua minggu saja.
 
"I tried, saya coba tapi dua minggu aja. Gak kuat, kak bisa," ujarnya mengenang.
 
Nagita pun bertanya apakah saat itu sedang musim panas (summer) di negara gingseng itu.
 
 
Pasalnya, di negara dengan empat musim, jam puasa akan lebih panjang saat musim panas dan akan lebih pendek saat musim dingin.
 
"Ya waktu itu musim panas. Iya lama banget, (belum lagi) dari pagi sampe malem belajar," jawab Ayana Moon.
 
Ayana mengakui bahwa saat musim panas, buka puasa baru dilakukan pada sekitar pukul 8 malam, sedangkan sahur bisa lebih dini.
 
Ditambah saat itu aktivitas Ayana sangat sibuk dan hanya bisa tidur selama dua jam sehari sehingga ia merasa tak kuat puasa.
 
"Iya, blum lagi kegiatannya padet banget. Bisa sehari tidur dua jam," ujarnya.
 
 
Ia pun mengenang bagaimana rasanya puasa di saat Korea sedang musim panas. 
 
"Di Korea itu susah banget, (puasa), apalagi musim panas haus banget," ungkapnya.
 
Kini, kegiatannya pun sangat padat karena ia kuliah asambil bekerja secara bersamaan. Ia pun mengaku lelah karenanya.
 
"Ya sekarang juga lagi kuliah sambil kerja, lelah banget," ujarnya.***

Editor: Khairunnisa Fauzatul A

Sumber: YouTube Rans Entertainment


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X