Temukan Muntahan Ikan Paus Seberat 6,8 Kg, Wanita Thailand Kaya Mendadak Saat Dijual Seharga Rp3,7 Miliar

3 Maret 2021, 07:45 WIB
Temukan Muntahan Ikan Paus Seberat 6,8 Kg, Wanita Thailand Kaya Mendadak Saat Dijual Seharga Rp3,7 Miliar. /Foto : Media Kupang/Eryck S.

PR PANGANDARAN – Seorang wanita di Thailand menemukan muntahan ikan paus senilai hampir £190.000 atau sekitar Rp3,8 miliar di pantai dekat rumahnya.

Wanita itu bernama Siriporn Niamrin berusia 49 tahun, awalnya dia sedang berjalan di sepanjang pantai setelah hujan badai ketika melihat benda besar di pantai di provinsi Nakhon Si Thammarat, Thailand pada 23 Februari 2021.

Setelah diperiksa lebih dekat, wanita itu melihat benda tersebut berbau seperti ikan dan mengambilnya karena yakin temuannya itu bisa diuangkan.

Baca Juga: Sebut Wanita Uighur Pezina dan Pembohong, Tiongkok Tolak Tuduhan Perkosaan Paksa

Setelah meminta bantuan tetangganya dengan temuan berbentuk oval itu, Siriporn terkejut saat diberi tahu bahwa itu adalah muntahan ikan paus, yang dikenal sebagai ambergris.

Dengan lebar 12 inci dan panjang 24 inci dan berat sekitar 15 lb atau 6,8 kg, ambergris diperkirakan memiliki nilai £186.500 atau sekitar Rp3,7 miliar.

Untuk membuktikan keaslian ambergris, Siriporn dan tetangganya menyalakan api dan mendekatkannya ke benda tersebut yang membuat ambergris meleleh dan kemudian mengeras lagi setelah pendinginan.

Baca Juga: Jika Amanda Manopo Putus dari Billy Syahputra, Denny Darko Terawang: Kariernya Tak Melesat, tapi...

Siriporn kini menunggu para ahli untuk mengunjungi rumahnya untuk memastikan bahwa benda tersebut adalah ambergris asli, bahan langka yang digunakan dalam industri parfum.

“Jika saya benar-benar memiliki ambergris asli, saya dapat membantu komunitas saya setelah saya menemukan pembeli untuk ambergris tersebut,” ucapnya dikutip PikiranRakyat-Pangandaran.com dari Daily Mail pada Rabu, 3 Maret 2021.

“Saya merasa beruntung telah menemukan potongan sebesar itu. Saya berharap ini akan memberi saya uang. Saya menyimpannya dengan aman di rumah dan saya telah meminta dewan lokal untuk berkunjung untuk memeriksanya,” sambungnya.

Baca Juga: Gegara Hal Ini, TREASURE Disebut Terbukti Jadi Idol K-Pop Pendatang Baru Tak Tertandingi

Ambergris diproduksi oleh paus sperma di mana saluran empedu di saluran pencernaan membuat sekresi untuk memudahkan lewatnya benda besar atau tajam. Paus kemudian memuntahkan lendir yang membeku dan mengapung di permukaan laut.

Potongan padat pada awalnya memiliki bau busuk tetapi setelah lendir mengering akan mengembangkan aroma manis dan tahan lama, yang menjadikannya bahan yang dicari di industri parfum.

Sebelumnya, seorang nelayan asal Thailand yang bernama Narit Suwansang juga menemukan muntahan ikan paus saat sedang berjalan di sepanjang pantai Laem Thalumphuk.

Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Yonex Swiss Open 2021, TVRI Akan Tayangkan Semifinal dan Final

Muntahan paus yang ditemukan oleh Suwansang beratnya mencapai 100 kg dan menjadi salah satu yang terberat yang pernah ditemukan.

Harga untuk muntahan puas tersebut yaitu 3,3 juta dolar atau sekitar Rp46 miliar yang membuat Suwansang menjadi kaya dalam semalam.

Dia menceritakan bahwa seorang pengusaha di Phuket telah menawar 960.000 baht atau sekitar Rp451 juta per kg.

Baca Juga: Kemasan Dianggap Terlalu Aman, Pembeli ini Beri Rating Rendah Pada Penjual, ini Kisahnya

Pada 2019, nelayan Jumrus Thiachot mendapatkan 470.000 dolar atau sekitar Rp6 miliar setelah menemukan sepotong ambergris seberat 6,5kg di Koh Samui.****

Editor: Mela Puspita

Sumber: Daily Mail

Tags

Terkini

Terpopuler