Tiga Hari Menjelang Lebaran, Lapan Sebut akan Ada Meteor Besar Dekati Bumi pada Jarak 6,16 Juta Km

16 Mei 2020, 18:05 WIB
Ilustrasi meteor menghantam Bumi /The Independent/.*/The Independent

PIKIRAN RAKYAT - Pergerakan benda luar angkasa masih menyita banyak perhatian dari masyarakat dunia.

Setelah hujan meteor yang dikaitkan dengan isu kiamat, sampai citra planet Jupiter yang berhasil diabadikan Astronom Eropa dengan Indah.

Kini, Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengungkap adanya fenomena lain di langit menjelang Idulfitri.

Baca Juga: Dokter NHS Ungkap Efek Jangka Panjang pada Tubuh Anak-anak yang Terpapar Virus Corona

Tepatnya, pada Kamis, 21 Mei 2020 pukul 21:44 Universal Time atau Jumat, 22 Mei 2020 pukul 04:44 Waktu Indonesia Barat sebuah asteroid 1997 BQ akan mendekati bumi.

Hal ini diungkap berdasarkan data yang diperoleh dari Center of Earth Object Studies (CNEOS) kepemilikan NASA.

Asteroid yang memiliki kecepatan relatif 11,68 kilometer per detik ini akan mendekati Bumi pada hari ke-28 Ramadhan 1441 H, dengan jarak 6,16 kilometer.

Baca Juga: WHO Sebut Virus Corona Baru Benar-benar Hilang dalam 4-5 Tahun, Walau Vaksin Telah Ditemukan

"Ukuran asteroid ini sekitar 650 meter hingga 1,5 kilometer. Asteroid 1997 BQ dikategorikan sebagai asteroid Apollo dan Potentially Hazardous Asteroid (PHA) dengan kelas spektral S," tulis Pusat Sains Antariksa LAPAN.

Asteroid kelas spektral S (siliceous) merupakan asteroid yang kandungan kimianya didominasi oleh silika berbatu.

Asteroid kelas ini berpopulasi 17% dari total asteroid yang ditemukan, kedua terbanyak setelah kelas spektral C (carboneous) yang komposisinya didominasi oleh karbon.

Baca Juga: Jalani Puasa Ramadhan di Seoul, Ayana Moon: Saya Kangen Ayam Penyet dan Cumi Indonesia

Sementara asteroid kategori Apollo adalah asteroid yang memiliki sumbu setengah panjang lebih besar dibandingkan dengan orbit Bumi.

Beberapa asteorid Apollo bisa menjadi ancaman bagi penduduk di Bumi apabila berada pada jarak yang sangat dekat seperti Meteor Chelyabinsk.

Meteor itu memasuki atmosfer Bumi dan meledak di langit kota Chelyabinsk, Rusia pada 15 Februari 2013 silam dengan ukuran 17 meter.

Baca Juga: Jalani Puasa Ramadhan di Seoul, Ayana Moon: Saya Kangen Ayam Penyet dan Cumi Indonesia

Asteroid 1997 BQ diperkirakan berukuran antara 650 meter hingga 1,5 kilometer dengan magnitudo mutlak +18,0 jika diamati pada jarak 1 SA (Satuan Astronomi) dari Matahari dan pengamat.

Asteroid ini 10 kali lebih terang dibandingkan dengan Asteroid 2009 XO yang juga akan mendekati Bumi.***

 

 

Editor: Ayunda Lintang Pratiwi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

Terpopuler