Selandia Baru Secara Sukarela akan Menerima Wanita dan Anak-anak yang Terkait ISIS

- 26 Juli 2021, 18:30 WIB
Bendera Selandia Baru.
Bendera Selandia Baru. /Dan Whitfield/pexels.com/@dan-whitfield

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan membatalkan kewarganegaraannya akan membuat mereka tidak memiliki kewarganegaraan.

"Mereka bukan tanggung jawab Turki, dan dengan Australia menolak menerima keluarga itu, itu membuat mereka menjadi milik kita," katanya dalam sebuah pernyataan Senin.

Ardern, yang sebelumnya mengecam Canberra karena "melepaskan tanggung jawab" dalam kasus tersebut, mengatakan wanita itu dan anak-anaknya sekarang akan dikembalikan ke Selandia Baru atas permintaan Turki.

Baca Juga: Netizen Protes Soal Perpanjangan PPKM Level 4, Chef Arnold Justru Beri Tanggapan Lucu

Meskipun tidak mengungkapkan perincian tentang pengaturan tersebut, PM mengatakan "kehati-hatian" sedang diambil untuk meminimalkan risiko apa pun bagi warga Selandia Baru.

"Perencanaan oleh lembaga ada dua - untuk memastikan semua langkah yang tepat ada untuk mengatasi masalah keamanan potensial dan memiliki layanan yang tepat untuk mendukung reintegrasi, dengan fokus khusus pada kesejahteraan anak-anak," katanya.

Aden dan anak-anaknya telah ditahan di Turki sejak melintasi perbatasan dari Suriah pada Februari.

Setelah menahan keluarga tersebut, kementerian pertahanan Turki mengidentifikasi dia sebagai "teroris Daesh" dan mengatakan mereka telah ditangkap mencoba masuk secara ilegal.***

Halaman:

Editor: Nur Annisa

Sumber: NDTV


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x